Turing Ke Perkebunan Teh Tambi di Lereng Gunung Sindoro
Awalnya, usaha perkebunan teh Tambi dimiliki oleh Belanda dengan nama Bagelen Thee & Kina Maatschappij yang dikelola oleh NV John Peet berkantor di Jakarta.
Setelah Indonesia merdeka perkebunan ini diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia.
BACA JUGA : Kalender Balap MotoGP 2018, Kalian Harus Punya !
Namun dalam perundingan Konferensi Meja Bundar membuahkan kesepakatan bahwa perkebunan teh ini dikembalikan pada pemilik semula. Pada tahun 1954, perkebunan dijual kepada NV Eks PPN (Pegawai Perkebunan Negara) Sindoro Sumbing.
Selanjutnya, perusahaan tersebut bekerja sama dengan pemerintah daerah Wonosobo mendirikan NV Tambi yang sekarang dikenal dengan PT. Tambi.
Teh Tambi ini terkenal dengan teh hitamnya yang wangi. Karena kualitas dan mutunya yang tinggi, teh ini juga diekspor ke luar negeri, tidak hanya di satu negara tetapi di banyak negara. Teh produksi Tambi ini juga bisa dijadkan sebagai oleh-oleh, biasanya bisa diperoleh di warung-warung atau toko-toko sekitar perkebunan tersebut. (Federaloil.co.id)
Artikel Lainnya

Bengkel of The Month Februari 2024,

Efek Jangka Panjang Menggunakan Oli
Posisi Berkendara Ini Berbahaya

Waspada, Bensin Motor Bisa Boros Karena

Berkendara Aman dan Nyaman Untuk Para

Kunjungi Federal Oil™ Center, Bisa
_736_478_250_150.jpg)
Cara Mudah Cek Barcode Federal Oil™
