Kehadiran LCGC, Kawasaki Tidak Takut Pasar Motorsportnya Tergerus
Akan diluncurkannya mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) tidak membuat khawatir produsen motor Kawasaki. Menurut Supervisor Marketing Division PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Sucipto Wiyono, penjualan motorsport mereka tak akan terpengaruh kehadiran mobil murah karena sudah memiliki pasarnya sendiri.
“Saya rasa tidak akan terlalu terpengaruh karena kami sudah punya pasar tersendiri, lagipula kami serahkan ke pasar apakah ingin tampil agresif dengan motor atau kendaraan roda empat,” ucap Sucipto.
Sucipto menambahkan, motor merupakan salah satu solusi dalam menghadapi kemacetan, terutama di Jakarta. “Motorsport premium yang menjadi andalan Kawasaki justru dapat menjadi solusi bagi pengguna mobil yang ingin menghindari kemacetan di ibukota, apalagi bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi setiap harinya,” tegas Sucipto.
Peraturan mengenai mobil murah sendiri tercantum pada Peraturan Pemerintah no 41 tahun 2013 tentang kendaraan yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).
Peraturan itu antara lain menyebutkan tentang keringanan pajak bagi penjualan mobil hemat energy, yang memungkinkan produsen mobil menjual mobil di bawah Rp 100 juta, sehingga kehadiran mobil murah diprediksi akan menyaingi penjualan motor-motor premium.
So mau pilih yang mana, motor premium seharga mobil murah, atau mobil murah seharga motor premium?
Artikel Lainnya
Ini Ciri Sepeda Motor Harus Segera

Kelebihan dan Kekurangan Motor Injeksi
_250_150.jpg)
Tampilan Baru Federal Matic 30, Bisa
Sebelum Menempuh Arus Balik, Cek

Peralatan Ini Wajib Dibawa Sewaktu Mudik
_250_150.jpg)
Isi Oli Terlalu Banyak, Apakah Bisa
Perawatan CVT Rutin, Bisa Buat Motor
